Bolehkah Penderita Diabetes Makan Semangka?

Bolehkah Penderita Diabetes Makan Semangka?

Bolehkah Penderita Diabetes Makan Semangka? Mungkin itu salah satu pertanyaan yang saat ini ingin anda ketahui jawabannya sebagai seorang penderita diabetes. Dan anda bisa mencari tahu jawabannya dalam pembahasan berikut ini. Simaklah berikut ini!

Bolehkah Penderita Diabetes Makan Semangka?

Buah memiliki kandungan gula alami, begitu juga dengan semangka, yang banyak mengandung gula alami. Biasanya mengonsumsi semangka aman untuk penderita diabetes. Namun, hal itu tidak lantas membuat semangka bebas dikonsumsi oleh penderita diabetes. Ada batasan dalam mengonsumsi semangka bagi penderita diabetes, tergantung beberapa faktor.

Penderita diabetes menyadari bahwa konsumsi kebutuhan makanan yang tepat itu penting, untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil. Dan mengonsumsi buah serta sayuran dianjurkan. Akan tetapi buah juga mengandung gula alami, sehingga mengonsumsinya pun tidak bisa sembarangan, harus bisa membatasi konsumsinya.

American Diabetes Association merekomendasikan sampai 60 gram karbohidrat per makanan utama dan sampai 20 gram untuk makanan ringan. Sementara itu, sepotong semangka potong dadu berisi sekitar 12 gram (g) karbohidrat.

Semangka merupakan sumber vitamin dan mineral yang sangat baik, termasuk vitamin A, vitamin C, kalium, magnesium, vitamin B1 dan B6, serat, zat besi, kalsium, dan lycopene. Vitamin A membantu menjaga jantung, ginjal, dan paru-paru berfungsi dengan baik. Vitamin A juga baik untuk kesehatan mata. Dalam 280 g semangka tersedia 31% vitamin A harian yang direkomendasikan. Sementara itu, vitamin C merupakan antioksidan yang kuat, dan berkhasiat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Di mana sistem kekebalan tubuh yang baik dapat membantu mencegah kanker. Dan dalam satu porsi semangka 280 g mengandung 37% vitamin C harian yang direkomendasikan.

Semangka mengandung lebih dari 90% air. Semangka juga mengandung magnesium dan potassium sekitar 170 mg. Semangka juga mengandung asam amino non-esensial, yang membantu mencegah tekanan darah tinggi.

Belum ada penelitian yang menjelaskan semangka berbahaya bagi penderita diabetes. Tapi justru sebaliknya, ada beberapa bukti yang menganjurkan konsumsi semangka. Pasalnya, semangka dapat mengurangi risiko terhadap komplikasi diabetes tertentu. Semangka mengandung lycopene dalam jumlah yang cukup. Kandungan tersebut merupakan salah satu antioksidan yang kuat, di mana yang dihasilkan dari lycopene adalah mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Meskipun pernyataan ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Sementara itu, semangka memiliki indeks glikemik 72 per 100 g porsi. Dan setiap makanan dengan indeks glikemik 70 atau lebih dianggap tinggi. Karena itu, penderita diabetes harus hati-hati dalam mengonsumsi semangka, seberapa banyak yang boleh dikonsumsi. Sebab, indeks glikemik adalah ukuran seberapa cepat gula dari makanan memasuki aliran darah. Di mana semakin cepat, maka semakin besar kemungkinan kadar gula darah akan meningkat atau bahkan meningkat dengan cepat. Ini jelas jadi ancaman serius bagi penderita diabetes.

Akan tetapi menurut ADA, gula darah dapat diatur dengan baik ketika pola makanan sepanjang hari dikombinasikan dengan makanan yang mengandung karbohidrat yang cukup. Semangka cocok untuk diet diabetes berdasarkan perhitungan karbohidratnya, 1 ΒΌ potong semangka (ukuran semangkuk) mengandung 15 g karbohidrat.

Jadi penderita diabetes tetap boleh mengonsumsi semangka, dengan catatan harus memerhatikan dulu rencana makan atau diet selama sehari tersebut. Sangat direkomendasikan mengonsumsinya dalam jumlah yang secukupnya saja, karena jika berlebihan dapat meningkatkan level gula darah yang tidak diinginkan. Namun jika penderita diabetes merasa belum yakin apakah sudah tepat atau belum rencana dietnya, bisa dikonsultasikan pada dokter, disertai diet makanan gula yang sehat.

Jadi, Bolehkah Penderita Diabetes Makan Semangka? Boleh asal dalam batasan yang wajar. Dan untuk mengetahui batasan semangka yang boleh dikonsumsi sebaiknya konsultasikan dengan dokter yang menangani diabetes anda.

Sementara itu, untuk mengobati diabetes, ada rekomendasi yang bagus berupa pengobatan herbal, yaitu GOLD-G Bio Sea Cucumber atau biasa disebut Jelly Gamat Gold G. Ini adalah obat herbal untuk penyakit diabetes yang sudah teruji dan terbukti khasiatnya, sudah ada testimoninya. Kualitasnya pun tidak perlu diragukan, karena sudah terdaftar di BPOM RI dan memiliki sertifikasi HALAL.

Baca Juga : Obat Herbal Penurun Gula Darah Diabetes

Jika anda ingin berkonsultasi terlebih dahulu dan mengatahui informasi lebih lanjutnya, silahkan hubungi kontak dibawah ini :

Telp : (0265) 341113

Telp : 085 223 557 127

SMS/WA/Telp : 085 793 507 222

PIN BB : 25C274D1

Line : zahraherbal

IG : toko_zahraherbal

Posted by : Admin OBAT LUKA DIABETES

 

Baca artikel menarik lainnya :

Benarkah Penderita Diabetes Pantang Makan Kurma?
Benarkah Penderita Diabetes Pantang Makan Kurma?
Makanan Apa Saja Yang Baik dan Buruk Untuk Penderita Diabetes?
Makanan Apa Saja Yang Baik dan Buruk Untuk Penderita Diabetes?
Seberapa Besar Faktor Genetik Mempengaruhi Diabetes??
Seberapa Besar Faktor Genetik Mempengaruhi Diabetes??
Apa Saja Makanan Yang Bisa Meningkatkan Kesuburan Wanita?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *