Bolehkah Penderita Diabetes Menjalankan Ibadah Puasa?

Bolehkah Penderita Diabetes Menjalankan Ibadah Puasa?

Bolehkah Penderita Diabetes Menjalankan Ibadah Puasa? Mungkin itu salah satu pertanyaan yang saat ini ingin diketahui jawabannya oleh para penderita diabetes, termasuk mungkin anda. Nah, untuk mengetahui jawabannya, simak saja pembahasannya berikut ini!

Bolehkah Penderita Diabetes Menjalankan Ibadah Puasa?

Banyak informasi seputar penyakit diabetes yang mungkin perlu diluruskan. Salah satunya adalah boleh tidaknya penderita diabetes menjalankan ibadah puasa. Baik itu puasa wajib bulan Ramadan maupun puasa sunat di bulan-bulan tertentu, seperti Puasa Arafah (9 Dzulhijjah).

Penderita diabetes pada prinsipnya boleh melaksanakan ibadah puasa, kecuali sedang mengalami komplikasi berat yang mengharuskannya minum obat setiap 6 jam sekali. Menjalankan ibadah puasa boleh dilakukan oleh para penderita diabetes. Dengan ketentuan, tetap mengatur asupan kalori serta pola makan yang tidak berlebihan dan sesuai kebutuhan. Selain itu, jika anda mengonsumsi obat, minumlah tepat waktu serta tidak lupa untuk olahraga ringan selama 10-15 menit setiap hari.

Jika ketiga hal tersebut anda lakukan, maka ibadah puasa pun akan berjalan dengan lancar walaupun anda adalah penderita diabetes mellitus.

Puasa bagi penderita diabetes jika tidak dipersiapkan dengan baik bisa menjadi hal yang membahayakan. Karena kandungan gula darah menjadi tidak terkontrol dan bisa menimbulkan komplikasi pada setiap organ tubuh, hingga dapat menyebabkan kematian.

Bahaya berpuasa bagi penderita diabetes pada kondisi tertentu

Setiap penderita diabetes memiliki keadaan yang berbeda antara satu dengan yang lain. Untuk itu disarankan agar diet yang anda lakukan tidak meniru diet dari orang lain. Sebaiknya segera konsultasikan kondisi anda ke dokter yang merawat untuk memantau kadar gula secara lebih rutin di saat puasa.

Jika dokter melarang anda untuk berpuasa, ada baiknya anda menuruti apa yang diminta oleh dokter tersebut. Sebab, pada kondisi tertentu, yang ditakutkan ahli medis saat penderita diabetes melakukan ibadah puasa adalah :

  • Penderita diabetes akan mengalami hipoglikemia atau kadar gula darah yang sangat menurun drastis selama melakukan puasa. Saat berpuasa, karena insulin sudah terbiasa terbentuk dalam jumlah yang lebih banyak, saat itulah penderita diabetes akan rentan mengalami hipoglikemi. Keadaan ini cukup berbahaya bagi penderita diabetes.
  • Selain hipoglikemia, penderita diabetes bisa mengalami kenaikan kadar gula darah secara singkat. Peningkatan kadar gula darah secara tiba-tiba juga merupakan keadaan yang berbahaya bagi penderita diabetes.

Tips berpuasa bagi penderita diabetes

Berikut adalah hal yang perlu anda lakukan agar puasa dapat berjalan lancar walaupun anda adalah seorang penderita diabetes :

Frekuensi makan pada saat puasa tetap normal

Makan tetap dilakukan sebanyak 3 kali dalam sehari, hanya saja waktunya yang bergeser. Makan pagi diganti makan saat sahur. Makan siang adalah saat buka puasa dan yang terakhir adalah makan setelah sholat tarawih.

Waktu makan sahur sebaiknya didekatkan dengan waktu subuh. Pengosongan lambung menyebabkan kadar gula dalam darah juga menurun terlalu lama, sehingga terjadi hipoglikemia.

Pilih karbohidrat yang lambat dicerna oleh tubuh

Hal ini agar kandungan gula dalam darah pun tidak menurun terlalu cepat. Pilih beras merah atau oatmeal untuk sahur dan berbuka.

Untuk makanan setelah sholat tarawih sebaiknya hindari makanan yang tinggi kalori dan pilih buah atau sayur yang kandungan airnya lebih banyak untuk menggantikan cairan anda yang hilang selama puasa.

Rutin memeriksa kadar gula darah

Periksakan kadar gula dalam darah anda sesering mungkin, untuk menghindari komplikasi puasa pada penderita diabetes yaitu hipoglikemia ataupun hiperglikemia.

Rajin mengonsumsi obat sesuai petunjuk dokter

Tetap komsumsi obat antidiabetes anda secara teratur, sesuai dengan saran dokter. Tujuannya untuk mengurangi risiko kondisi yang lebih serius.

Tetap berolahraga

Walaupun sedang menjalankan ibadah puasa, sebaiknya anda tetap melakukan olahraga sebelum sahur dan berbuka untuk menjaga kebugaran selama menjalankan ibadah puasa.

Jadi Bolehkah Penderita Diabetes Menjalankan Ibadah Puasa? Tidak ada yang perlu dikhawatirkan jika penderita diabetes ingin melakukan ibadah puasa. Yang terpenting, tetap lakukan pemeriksaan kadar gula darah dengan dokter, agar ibadah puasa dapat dilakukan dengan khusyuk.

Sementara itu, untuk mengobati penyakit diabetes, ada rekomendasi yang bagus berupa pengobatan herbal untuk mengobati diabetes, yaitu GOLD-G Bio Sea Cucumber atau biasa disebut Jelly Gamat Gold G. Ini adalah obat herbal untuk penyakit diabetes yang sudah teruji dan terbukti khasiatnya, sudah ada testimoninya. Kualitasnya pun tidak perlu diragukan, karena sudah terdaftar di BPOM RI dan memiliki sertifikasi HALAL.

Baca Juga : Obat Diabetes Yang Sudah Terbukti Ampuh

Jika anda ingin berkonsultasi terlebih dahulu dan mengatahui informasi lebih lanjutnya, silahkan hubungi kontak dibawah ini :

Telp : (0265) 341113

Telp : 085 223 557 127

SMS/WA/Telp : 085 793 507 222

PIN BB : 25C274D1

Line : zahraherbal

IG : toko_zahraherbal

Posted by : Admin OBAT LUKA DIABETES

 

Baca artikel menarik lainnya :

Bolehkah Penderita Diabetes Makan Buah Mangga?
Bolehkah Penderita Diabetes Makan Buah Mangga?
Bolehkah Penderita Diabetes Minum Kopi?
Bolehkah Penderita Diabetes Minum Kopi?
Benarkah Beras Hitam Bagus Untuk Penderita Diabetes??
Benarkah Beras Hitam Bagus Untuk Penderita Diabetes??
Cara Menjaga Kesehatan Kulit Menurut Ahli Kulit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *